Research Article

Cara Menyitasi PDF dalam APA, MLA, Chicago, dan Harvard

Pelajari cara menyitasi PDF dengan benar dalam gaya sitasi utama. Aturan utamanya: sitasi jenis sumber di balik PDF, bukan format filenya saja.

Biasanya Anda tidak menyitasi PDF sebagai 'sebuah PDF'. Anda menyitasi jenis sumber yang mendasarinya, seperti artikel jurnal, laporan, bab buku, atau dokumen web, lalu menyertakan DOI atau URL jika diperlukan. Format PDF itu sendiri hanya penting ketika pengajar Anda secara khusus memintanya atau ketika jenis sumbernya tidak jelas.

Biasanya Anda tidak menyitasi “sebuah PDF.” Anda menyitasi sumber di dalam PDF tersebut.

Sumber itu bisa berupa: artikel jurnal laporan pemerintah bab buku working paper halaman web yang disimpan sebagai PDF

Setelah Anda mengidentifikasinya, sitasi menjadi jauh lebih mudah.

Sebelum memformat apa pun, tanyakan: Siapa penulisnya? Apa judulnya? Apakah ini artikel, laporan, buku, atau halaman web? Apakah ada DOI atau URL stabil? Siapa penerbitnya?

Read next

  • Explore more on cara menyitasi pdf
  • Explore more on sitasi pdf
  • Explore more on sitasi apa
  • Explore more on sitasi mla
  • Explore more on sitasi chicago
  • Explore more on referensi harvard

Explore PapersFlow

Frequently Asked Questions

Apakah saya menyitasi file PDF atau sumber aslinya?
Biasanya sumber aslinya. PDF hanyalah format penyampaiannya. Anda harus mengidentifikasi apakah itu artikel, laporan, buku, atau halaman web lalu menyitasi jenis sumber tersebut.
Haruskah saya menyebutkan PDF dalam sitasi?
Biasanya tidak. Sebagian besar gaya tidak mengharuskan Anda memberi label sumber sebagai PDF kecuali pengajar atau penerbit Anda memintanya.
Bagaimana cara menyitasi PDF tanpa penulis?
Gunakan judul pada posisi penulis atau posisi sitasi sesuai aturan gaya sitasi yang Anda pilih.
Bagaimana jika PDF tidak memiliki DOI?
Gunakan URL jika gaya tersebut mengharuskannya dan sumber diakses secara online.