Kerangka Konseptual vs Kerangka Teoretis: Apa Perbedaannya?
Pelajari perbedaan antara kerangka konseptual dan kerangka teoretis, beserta contoh dan panduan kapan menggunakan masing-masing.
Kerangka teoretis dibangun dari teori yang sudah mapan dan digunakan untuk menafsirkan suatu studi. Kerangka konseptual adalah model yang dibangun peneliti untuk menunjukkan bagaimana variabel atau gagasan utama diperkirakan saling berhubungan dalam proyek tertentu. Kerangka teoretis menambatkan studi pada teori yang sudah ada; kerangka konseptual mengatur logika internal studi itu sendiri.
Perbedaan ini sering menimbulkan kebingungan yang tidak perlu karena kedua kerangka terdengar abstrak dan sama-sama muncul di awal penulisan penelitian. Namun, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Jawaban Singkat kerangka teoretis menggunakan teori yang sudah mapan kerangka konseptual memetakan konsep atau variabel dalam studi spesifik Anda
Kerangka teoretis menambatkan studi Anda pada kumpulan teori yang diakui.
Contoh: teori pembelajaran sosial teori beban kognitif difusi inovasi
Read next
- Explore more on kerangka konseptual vs kerangka teoretis
- Explore more on kerangka konseptual
- Explore more on kerangka teoretis
- Explore more on metode penelitian
- Explore more on penulisan tesis
- Explore more on penulisan akademik
Related articles
Explore PapersFlow
Frequently Asked Questions
- Apa perbedaan antara kerangka konseptual dan kerangka teoretis?
- Kerangka teoretis berasal dari teori yang sudah mapan, sedangkan kerangka konseptual adalah model khusus studi yang dibangun peneliti untuk menghubungkan konsep atau variabel utama.
- Apakah sebuah studi bisa memiliki keduanya?
- Ya. Banyak studi menggunakan teori yang sudah mapan sebagai kerangka teoretis, lalu membangun kerangka konseptual untuk variabel-variabel spesifik dalam proyek tersebut.
- Yang mana digunakan dalam tesis?
- Salah satu atau keduanya, tergantung pada bidang, pertanyaan penelitian, dan ekspektasi institusi.
- Apakah kerangka konseptual itu diagram?
- Bisa, tetapi bukan hanya diagram. Kerangka tersebut juga harus dijelaskan dengan kata-kata.