Apa Itu DOI? Penjelasan Digital Object Identifier (Dengan Contoh)
DOI (Digital Object Identifier) adalah tautan permanen ke publikasi digital. Pelajari apa itu DOI, cara menemukannya, dan cara menggunakannya dalam sitasi APA, MLA, dan Chicago.
DOI (Digital Object Identifier) adalah pengenal permanen dan unik yang diberikan pada konten digital seperti artikel jurnal, buku, dan dataset. Bentuknya seperti 10.1038/s41586-024-07421-0 dan akan tetap mengarah ke konten tersebut meskipun URL berubah. Selalu sertakan DOI dalam sitasi jika tersedia. Temukan DOI di halaman artikel, pada rekaman basis data, atau melalui CrossRef.org.
TL;DR: DOI adalah ID permanen dan unik untuk publikasi digital. Format: 10.XXXX/XXXXX. Selalu sertakan dalam sitasi jika tersedia. Temukan di halaman artikel atau di CrossRef.org.
Jika Anda pernah mengklik tautan rusak ke artikel jurnal, Anda akan memahami mengapa DOI ada. Penerbit mengubah URL, mendesain ulang situs web, dan memindahkan konten antarserver. DOI (Digital Object Identifier) adalah tautan permanen yang tetap berfungsi, apa pun yang terjadi pada situs web penerbit.
DOI adalah pengenal unik dan permanen yang diberikan pada satu konten digital tertentu — biasanya artikel jurnal, buku, bab buku, dataset, atau makalah konferensi. DOI dikelola oleh International DOI Foundation dan diberikan oleh lembaga registrasi seperti CrossRef.
DOI memiliki dua bagian: Prefix (10.XXXX): Mengidentifikasi penerbit. 10.1038 = Nature, 10.1126 = Science, 10.1016 = Elsevier Suffix: Pengenal unik untuk karya tertentu
Baca selanjutnya
- Jelajahi lebih lanjut tentang doi
- Jelajahi lebih lanjut tentang digital-object-identifier
- Jelajahi lebih lanjut tentang panduan-sitasi
- Jelajahi lebih lanjut tentang penerbitan-akademik
- Jelajahi lebih lanjut tentang nomor-doi
- Jelajahi lebih lanjut tentang apa-itu-doi
Artikel terkait
Jelajahi PapersFlow
Frequently Asked Questions
- Apa itu nomor DOI?
- DOI (Digital Object Identifier) adalah pengenal unik dan permanen untuk konten digital — terutama artikel jurnal, buku, bab buku, dataset, dan makalah konferensi. Formatnya mengikuti pola 10.XXXX/XXXXX (prefix/suffix). Berbeda dengan URL, DOI tidak berubah meskipun kontennya dipindahkan ke server lain. DOI diberikan oleh lembaga registrasi seperti CrossRef.
- Seperti apa bentuk DOI?
- DOI memiliki dua bagian yang dipisahkan oleh garis miring: prefix (diawali dengan 10.) dan suffix. Contoh: 10.1038/s41586-024-07421-0 (Nature), 10.1126/science.abc1234 (Science), 10.1016/j.cell.2024.01.001 (Cell). Jika ditulis sebagai URL: https://doi.org/10.1038/s41586-024-07421-0.
- Bagaimana cara menemukan DOI sebuah artikel?
- Ada tiga cara: (1) Lihat di halaman artikel — sebagian besar jurnal menampilkan DOI di dekat judul, abstrak, atau informasi sitasi, (2) Cari di CrossRef.org — masukkan judul, penulis, atau metadata, (3) Periksa basis data Anda — PubMed, Google Scholar, dan Scopus semuanya menampilkan DOI. Jika sebuah artikel tidak memiliki DOI, kemungkinan artikel tersebut lebih lama (sebelum 2000) atau berasal dari jurnal yang tidak mendaftarkan DOI.
- Apakah semua artikel memiliki DOI?
- Tidak. Sebagian besar artikel yang diterbitkan setelah tahun 2000 di jurnal besar memiliki DOI. Artikel yang lebih lama, artikel dari jurnal yang lebih kecil, preprint (kecuali di Zenodo atau yang serupa), dan beberapa publikasi open-access mungkin tidak memilikinya. Jika tidak ada DOI, gunakan URL dalam sitasi Anda.
- Bagaimana cara menggunakan DOI dalam sitasi?
- APA 7: Tulis dalam format https://doi.org/10.XXXX/XXXXX di akhir referensi. MLA 9: Gunakan format URL yang sama. Chicago: Gunakan format URL yang sama. Selalu gunakan prefix https://doi.org/. Contoh: Smith, J. (2024). Title. Journal, 1(2), 1-10. https://doi.org/10.1038/s41586-024-07421-0
- Apa perbedaan DOI dan URL?
- DOI adalah pengenal permanen yang selalu mengarah ke konten. URL adalah alamat web yang bisa rusak jika penerbit memindahkan kontennya. DOI mengalihkan melalui doi.org ke URL saat ini. Anggap DOI sebagai alamat penerusan permanen, sedangkan URL sebagai alamat fisik yang bisa berubah.